Gambaran Umum Proyek & Tantangan: Bahasa Indonesia:
Klien/Pasar: Sebuah perusahaan bioteknologi kelautan besar di Thailand.
Aplikasi Produk: Bubuk rumput laut ultrahalus berkualitas tinggi yang digunakan untuk makanan kesehatan, suplemen makanan, dan bahan kosmetik alami. Bubuk ini membutuhkan ukuran partikel yang sangat halus dan keseragaman yang sangat baik untuk memastikan bioavailabilitas yang tinggi dan rasa yang lembut di mulut.
Tantangan Utama
Kesulitan material berserat:
Rumput laut mengandung sejumlah besar zat seperti gel dan serat tumbuhan. Penggilingan mekanis tradisional cenderung menyebabkan tarikan serat dan penyumbatan saringan, sehingga sulit untuk mencapai kehalusan ultrahalus.
Sensitivitas terhadap panas:
Nutrisi aktif dalam rumput laut (seperti polisakarida dan vitamin) sensitif terhadap panas. Proses penggilingan harus mengontrol kenaikan suhu secara ketat untuk mencegah degradasi nutrisi.
Kehalusan tinggi dengan kapasitas tinggi:
Sistem tersebut harus menghasilkan bubuk rumput laut ultrahalus dengan D50 = 20 μm sambil mempertahankan throughput yang stabil 100 kg/jam.
Persyaratan Kinerja Inti
- Ukuran median bubuk akhir D50 ≤ 20 μm
(setara dengan lebih dari 700 mesh; dinding sel hampir tidak terlihat di bawah mikroskop) - Kapasitas pengolahan ≥ 100 kg/jam (berbasis kering)
- Kepatuhan terhadap standar mikrobiologi, logam berat, dan residu pestisida.
dengan EU EC 1881/2006 dan Sistem Daftar Positif Jepang - Suhu rendah, tanpa kontaminasi logam, retensi warna dan nutrisi maksimal.
Pemilihan Peralatan

Jalur produksi menggunakan Bubuk Epik Pabrik Pengklasifikasi Horizontal, dirancang khusus untuk penggilingan ultrahalus bahan berserat dan sensitif terhadap panas.
Peralatan Penggilingan: Epic Powder Horizontal Classifier Mill
Prinsip Kerja:
Mesin penggiling klasifikasi horizontal mengintegrasikan penggilingan tumbukan dengan klasifikasi dinamis. Material mengalami tumbukan, geser, dan gesekan berulang antara komponen berputar kecepatan tinggi dan pelapis untuk mencapai penggilingan ultrahalus.
Keunggulan Desain Horizontal
Sangat baik untuk bahan berserat:
Struktur internal yang dioptimalkan dan mata pisau benturan secara efisien memotong serat dan gel rumput laut, menghindari kekusutan dan penyumbatan—masalah yang umum terjadi pada penggiling vertikal tradisional.
Kontrol suhu yang unggul:
Penggiling horizontal biasanya memiliki sistem pendinginan aliran udara yang lebih efektif. Desain ruangannya juga memfasilitasi pembuangan panas yang cepat, memastikan pengawetan nutrisi yang sensitif terhadap panas secara maksimal.
Klasifikasi terintegrasi:
Roda pengklasifikasi dinamis terpasang di dalam penggiling atau di saluran keluar. Partikel kasar secara otomatis dikembalikan untuk digiling ulang, memastikan kestabilan. D50 = 20 μm kehalusan dan distribusi ukuran partikel yang sempit.
Hasil Uji Penerimaan
| Parameter | Hasil |
|---|---|
| Ukuran Bubuk Akhir | D50 = 18,3–19,6 μm; D97 ≤ 45 μm |
| Distribusi Ukuran Partikel (Rentang) | 0,95–1,05 (sangat sempit) |
| Throughput Terukur | 105–118 kg/jam (bervariasi tergantung spesies rumput laut) |
| Suhu Penggilingan | Suhu maksimum 34,8°C |
| Tingkat Kerusakan Dinding Sel | ≥ 98% (fragmen dinding sel hampir tidak terlihat) |
| Perbedaan Warna (ΔE) | < 1,2 (hampir identik dengan bahan mentah) |
| Jumlah Mikroba | < 500 CFU/g; E. coli tidak terdeteksi |